Tag Archives: Cerpen Inspiratif

Kebencian Gadis Beranak Satu

Ini adalah cerpen kelanjutan dari cerpen bukti janji yang menyesatkan. Jadi silakan sobat baca terlebih dahulu cerpen tersebut. Di pagi hari yang masih berembun, terlihat Layla sedang berjalan dan menikmati pagi di pinggiran kampung yang terletak tak jauh dari kota kecil. Perempuan tersebut menggunakan hijab lebar berwarna merah dan memakai rok panjang berwarna hitam, selayaknya… Read More »

Kebenaran Sang Gadis Desa

Terlihat seorang pemuda yang berusaha nyaman untuk tidur di sebuah sofa. Pemuda tampan berkumis tipis itu sedang bermalas-malasan. Karena ia baru saja melakukan perjalanan jauh dari kota ke desa. Bersama rombongan keluarga kecilnya. Ia berlibur ke kediaman bibinya yaitu adik perempuan dari ayahnya. Merasa lelah adalah hal pasti, karena perjalanan dari kota ke desa membutuhkan… Read More »

Bukti Janji yang Menyesatkan

Di siang hari yang penuh dengan debu, berdirilah seorang gadis di pinggir jalan dengan rambut lembut dan terurai. Dibalut baju berwarna merah marun dan menyangklong sebuah tas sederhana berwarna hitam. Gadis itu hanya diam dan sesekali menengok kanan dan kiri seperti menunggu seseorang. Sudah cukup lama ia menunggu di jalan yang lumayan ramai dan penuh… Read More »

Luasnya Makna Lampu di Sudut Jalan

Di sore hari yang masih terasa panasnya sinar matahari “Gubrakkkk…..!!!” tiba-tiba Andi seorang pengendara motor terkapar lemas dan tak berdaya di sisi jalan. Dia terjatuh dan terpisah dari motornya hingga 7 meter. Matanya masih terlihat sayup-sayup, dia hanya bisa melihat kerumunan kaki mendekati dirinya yang tak mampu berbuat apa-apa… hingga akhirnya dia pun terlelap. Andi… Read More »

Motivasi Dibayar Kopi

Sapu tangan Anisa seolah sudah tak mampu menahan air mata yang terus menetes tanpa henti. Ya… dia baru saja di tinggal pergi oleh ayahnya untuk selama-lamanya. Kecelakaan ayahnya seolah selalu membayangi dan menghantui pikirannya. Bagaimana tidak, ayah yang selalu ada dan sayang padanya harus meninggalkannya dengan cara mengenaskan. Namun, Anisa berusaha untuk menghentikan kesedihannya tersebut. Karena… Read More »